Kaum Buruh, Ayo Berpolitik dan Majukan Gerak Sejarah

PERSATUAN PERJUANGAN INDONESIA

Pernyataan Sikap pada Peringatan May Day 2015

cropped-persatuan-perjuangan1.jpgDi tahun ini, may day berbeda, pertama karena Pemerintah telah menjadikan may day sebagai hari libur nasional, kedua kaum buruh memberanikan diri mendeklarasikan satu sikap bersama, yaitu buruh berpolitik dan membangun alat politiknya sendiri. Kesadaran dan perjuangan kaum buruh telah selangkah lebih maju, dari yang semula bersifat ekonomis menjadi politis. Kenyataan yang terjadi beberapa tahun belakangan dari berbagai pengalaman perjuangan kaum buruh yang bermacam-macam serikat buruh/serikat pekerja (SP/SB), mulai dari penolakan terhadap PHK sepihak dan perjuangan penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, lalu mogok nasional telah memberikan pelajaran berarti bagi kaum buruh. Kesadaran-kesadaran berjuang tersebut perlahan dan pasti semakin kuat, semakin maju. Baca lebih lanjut

Iklan

Turunkan Harga BBM, Naikkan Subsidi Sektor Energi

INDONESIA_-_0728_-_Commenti_JokowiPernyataan Sikap Persatuan Perjuangan Indonesia

Menolak Kenaikan Harga BBM

Sebulan setelah menjabat sebagai Presiden, Jokowi menaikkan harga BBM, kemudian 1.5 bulan berikutnya harga BBM diturunkan, sekarang tanggal 28/03/2015 Pemerintahan Jokowi-JK kembali menaikkannya lagi. Untuk wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) harga BBM jenis solar naik menjadi Rp 6.900 per liter dari harga sebelumnya Rp 6.400 per liter. Sementara itu, harga BBM jenis premium naik menjadi Rp 7.400 per liter dari harga awal Rp 6.900 per liter. Sementara untuk luar Jamali, jenis premium menjadi Rp 7.300 per liter dan solar menjadi Rp 6.900 per liter.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, premium tidak lagi disubsidi. Penetapannya dibagi menjadi dua, yakni oleh pemerintah untuk premium penugasan di luar Jawa-Bali, dan Pertamina untuk premium umum di Jawa-Bali. Akibat kebijakan ini, harga BBM di Indonesia murni mengikuti fluktuasi harga di pasar internasional. Begitu mulusnya jalan Jokowi untuk melakukan pencabutan subsidi dan meliberalisasi sektor energi, yang tidak pernah terjadi di rezim-rezim sebelumnya. Meskipun kebijakan pencabutan subsidi selalu berhasil dijalankan oleh pemerintahan sebelumnya, mereka selalu mendapatkan perlawanan yang sengit oleh rakyat. Kali ini keadaan berlainan, Jokowi telah mengembalikan kepercayaan diri kaum elit politik di Republik ini. Kaum kapitalispun mendapatkan angin segar kembali, karena Jokowi juga dijuluki sebagai pendukung Upah Murah oleh kaum buruh Indonesia. Baca lebih lanjut

Mengutuk tindakan kekerasan oleh Polisi dan elemen ormas kepada kaum buruh yang sedang berjuang untuk kenaikan upah minimum

Pernyataan Sikap Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI)

Tidak hanya dimiskinkan secara ekonomi, kaum buruh juga diperlalukan tidak manusiawi. Sore ini, tanggal 21 November 2014, Aparat keamanan yang bekerja bersama ormas-ormas di kabupaten bekasi melakukan tindakan kekerasan yang brutal. Demonstrasi kaum buruh yang secara hukum dilindungi oleh Undang-undang dibubarkan secara paksa. Kaum buruh juga mendapat perlakuan yang bisa dikategorikan sebagai tindak kekerasan yang terencana. Sangat terlihat rapi dan terkoordinir dari gerakan-gerakan ormas tersebut. Kami menduga kondisi ini telah direncanakan sebelumnya.

Sejak satu bulan ini, ribuan buruh di seluruh kabupaten Bekasi, terutama di kawasan-kawasan industri menggelar aksi demonstrasi untuk menuntut kenaikaan upah. Para buruh berkonsentrasi di gedung tempat Dewan Pengupahan yang mengadakan rapat untuk menentukan besaran Upah Minimum. Parah buruh hadir diluar gedung untuk memberikan dorongan moral kepada wakil-wakkilnya yang sedang memperjuangkan kenaikan upah bagi penghidupan mereka. Namun, wakil dari Apindo tidak mau menerima usulan dr serikat pekerja, jika kita lihat tuntutan buruh di kabupaten bekasi sangatlah wajar UMK di kisaran Rp. 3.000.000. Ini sangat realistis, melihat bahwa Bekasi memiliki kawasan terbesar di Indonesia. Bandingkan dengan kota-kota yang lainnya, misal beberapa daerah di jawa timur yg angkanya mencapai Rp. 2.700.000. Sementara itu wakil dari Pemerintah Kab. Bekasi juga tidak mau menggubris masukan dari buruh, surat rekomendasi DPRD pun tidak di gubris. Baca lebih lanjut

“Bangkitlah Kaum Tani, Bangun Persatuan Gerakan Rakyat”

Pernyataan Sikap Persatuan Perjuangan Indonesia

Menyambut Hari Tani 2014

Tepat 24 September 2014 Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) berusia 54 tahun. Dan selama tahun itulah rezim borjuasi berganti tetapi belum ada yang serius menjalankannya sejak UU tersebut disahkan. Terlebih saat ini arah kebijakan ekonomi yang neoliberal dalam kekuasaan borjuasi akan membuat kebijakan tentang persoalan agraria juga akan mengikutinya yaitu pro modal dan pro pasar. Kaum Tani Indonesia ditindas, Rakyat Indonesia dihianati dan terjajah!!

Pemerintah pada tahun 2011 mengeluarkan PP Nomor 32 mengesahkan berlakunya program percepatan pembangunan atau yang dikenal dengan MP3EI. Program ini sangat sarat dengan kepentingan Neoliberalisme anak kandung kapitalisme di Indonesia yang memang sejatinya sudah dianut oleh pemerintahan borjuasi sampai saat ini. Baca lebih lanjut

APEC 2013 RAPAT AKBAR PARA PEMODAL RAMPOK KEDAULATAN REPUBLIK

PERNYATAAN SIKAP

KOMITE PUSAT PERSATUAN PERJUANGAN INDONESIA

Selesai sudah perhelatan akbar para tuan modal bersama elit politik se Asia Pasifik dalam sidang KTT APEC ke 21 pada 6-8 Oktober 2013 yang berlangsung di Bali, namun apa manfaat kongkrit sesungguhnya rakyat Indonesia khususnya. Bahkan untuk kesekian kalinya rakyat Indoensia telah melihat dengan jelas ketertundukan rezim kapitalis yang dipimpin SBY terhadap desakan kaum pemilik modal, sehingga pada akhirnya kedaulatan rakyat di republik Indonesia tercinta ini dipersembahkan dengan segenap tindakan politiknya kepada pasar dan kapitalisme yang saat ini masih dikeroposi oleh krisis yang paling parah sejak perang dunia kedua. Baca lebih lanjut

Pernyataan Sikap PPI Jakarta Menyambut Perlawanan Bersama Kaum Buruh Bekasi

Jakarta, 28 Februari 2013

Pernyataan Sikap

Persatuan Perjuangan Indonesia Wilayah Jakarta

Menyambut Perlawanan Bersama  Kaum Buruh Bekasi

Salam Pembebasan Nasional!!

Salam Persatuan Perjuangan!!

1 Maret adalah satu hari yang spesial dalam catatan sejarah persatuan perjuangan rakyat Indonesia, karena tahun 1949 di Jogyakarta dengan semangat persatuan perjuangan rakyat yang berkobar-kobar telah memporakporandakan kekuatan Belanda  disana. Dengan semangat dan keinginan untuk merdeka, persatuan perjuangan rakyat telah memukul telak jantung si penindas waktu itu.Dan tepat hari ini, 1 Maret 2013 dengan semangat persatuan perjuangan yang sama mengalir pada persatuan perjuangan kaum buruh di Bekasi dan akan menorehkan kembali pada catatan sejarah perjuangan kelas di Indonesia. Dan akan mempengaruhi pengkualitasan perjuangan gerakan rakyat ke depan.

Sepanjang tahun 2012 perjuangan  kaum buruh telah membuktikan begitu hebatnya semangat persatuan perjuangan itu. Perlawanan grebek pabrik hingga pada pemogokan bersama telah membuahkan kemenangan-kemenangan yang dirasakan oleh kaum buruh. Dan yang terlebih penting daripada itu perlawanan-perlawanan itu telah membangun suatu budaya baru dalam perjuangan kelas di Indonesia. Budaya baru itu adalah terjalinnya solidaritas lintas organisasi buruh yang merupakan simpul pengikat dalam menjalin persatuan perjuangan kelas yang lebih erat. Dan budaya baru itu akhirnya menjadi ciri perlawanan untuk gerakan buruh Indonesia di wilayah lain seperti di Batam, Jakarta, Tangerang, Jawa Timur, dan wilayah lainnya. Baca lebih lanjut

Mengecam Keras Tindakan Reaksioner Sekelompok Ormas yang didukung Tentara sebagai untuk Penghancuran kekuatan berlawan kaum buruh di kawasan Industri Cikarang-Bekasi

Surat Terbuka dan Siaran Pers Komite Pusat Persatuan Perjuangan Indonesia

Setelah perjuangan dalam pemogokan sejuta buruh kemarin pada 3 Oktober 2012 yang menuntut Penghapusan outsourcing, kerja kontrak dan penolaka upah murah. berbagai upaya terus dilakukan pemodal, dalam bentuk loby-loby kelas kakap terus dilakukan oleh Apindo kepada Rezim agar tuntutan kaum buruh diabaikan.

Konteks itu terbaca jelas sebagaimana statemen ketua Apindo Sofyan Wanandi (3/10) yang berkata; Sebenarnya tiga tuntutan kaum buruh semestinya bisa diselesaikan di tingkat tripartit, tanpa melalui aksi mogok nasional yang menganggu iklim Investasi di Indonesia, ditambahkan dia lagi bahwa masalah outsourcing ini semata-mata karena kelemahan pengawasan (www.kabar24.com 3 Oktober 2012)

Setali tiga uang pada sisi lain yang perlu dilihat adalah upaya kartel kapitalis internasional yang kerap menjerat dengan hutang dan mendesakkan program program neoliberalisme kepada rezim. Oleh Karena ADB (Asia Development Bank/Bank Pembangunan Asia) yang memberikan peringatan dengan tegas kepada rezim SBY agar tidak menghapus sistem outsourcing di Indonesia, karena sistem outsourcing sangat berguna demi penghematan perusahaan (Detik Finance, 3 Oktober 2012). Baca lebih lanjut