“UPAH LAYAK NASIONAL ADALAH HAK BURUH INDONESIA”

fpbi1PERNYATAAN SIKAP AKSI SERENTAK NASIONAL FEDERASI PERJUANGAN BURUH INDONESIA

Sejak kekuasaan modal (kapitalisme) berdiri tegak dengan prinsip liberalisasi atau mekanisme pasar bebas Negara dengan segala perangkatnya menjadi tidak mampu atau gagal mensejahterakan rakyat. Justru Negara berposisi tegas membenarkan dan turut serta melancarkan program-program liberalisasi disegala sektor tidak terkecuali sektor tenaga kerja.

Proses liberalisasi sektor tenaga kerja tidak terlepas dari proses penetrasi modal secara terus menerus baik dalam bentuk investasi langsung maupun investasi tidak langsung. Kepentingan penanaman modal di Indonesia satu sisi adalah penguassaan atas semua asset-asset vital/strategis untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, dan disisi yang lain adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah Jalan Liberalisasi yang menjadi pilihan utama pembangunan nasional dari masa ke masa. Baca lebih lanjut

Iklan

UPAH LAYAK NASIONAL JALAN KELUAR SISTEM PENGUPAHAN DI INDONESIA

20141007_091232Tidak kurang dari 800 massa aksi yang tergabung dalam forum buruh kota bekasi turun kejalan hari ini. Aksi dimulai pertama dari depan kantor dinas tenaga kerja kota bekasi.

DI depan kantor dinas tenagakerja kota bekasi massa aksi menuntut untuk dikeluarkannya berita acara hasil audensi fbkb dengan walikota tentang pengupahan 2015.

Serikat buruh/serikat pekerja menuntut upah layak nasional bagi seluruh buruh indonesia termasuk kaum buruh kota bekasi. Karena kenyataannya upah yang diterima selama ini tidak cukup untuk mendapatkan hidup yang lebih baik sebagaimana mestinya sebagai seorang manusia. Demikian pandangan dari beberapa organisasi yang melakukan orasi-orasi politik di atas mobil. Baca lebih lanjut

Pernyataan Sikap Pimpinan Pusat FPBJ terhadap Aksi Buruh Kaisar Motor

Pimpinan Pusat

Federasi Perjuangan Buruh Jabodetabek (FPBJ)

Disnaker Kab.Bekasi No.Pencatatan : 705/CTT.250/I/2008

Jl. Raya Fatahilah, Rt. 002/04 No. 24 Kampung Pengkolan, Desa Kalijaya

Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

PERNYATAAN SIKAP

PIMPINAN PUSAT FEDERASI PERJUANGAN BURUH JABODETABEK

Atas aksi mogok kerja yang dilakukan PTP-FPBJ PT. Kaisar Motorindo Industri

Sehubungan dengan aksi mogok kerja yang sedang dilakukan rekan-rekan seperjuangan kami yaitu PTP-FPBJ PT. Kaisar Motorindo Industri yang menuntut tunjangan makan, tunjangan transport, Berikan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pekerja dan Keluarganya, serta tunjangan masa kerja yang layak bagi setiap buruh/pekerja dimana itu semua merupakan hak dasar/normative yang harus diberikan pihak perusahaan kepada buruhnya sesuai dengan Undang – Undang No. 13 tahun tentang Ketenagakerjaan, Undang – undang No. 3 tahun 1992, dan sampai saat ini tidak diberikan oleh pihak manajement,

Dan menuntut dipekerjakannya kembali 11 pekerja kontrak yang merupakan anggota dari Serikat pekerja yang tergabung dalam Federasi Perjuangan Buruh Jabodetabek dan mengangkatnya menjadi pekerja tetap dan mempekerjakan kembali 1 (satu ) pekerja yang juga anggota dari federasi Perjuangan Buruh Jabodetabek.

Maka, kami dari Pimpinan Pusat Federasi Perjuangan Buruh Jabodetabek dengan ini mengecam dan menuntut

  1. Segera mempekerjakan kembali dan mengangkat 11 ( Sebelas ) pekerja konrak menjadi pekerja tetap.
  2. Segera Mempekerjakan kembali 1 ( satu ) pekerja yang merupakan Pengurus Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan di PT. Kaisar Motorindo Industri
  3. Mengecam Tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh Pimpinan Perusahaan/Managemen PT. Kaisar Motorindo Industri karena tidak berdasar dan bertentangan dengan Program Pemerintah yang sedang mengurangi Pengangguran
  4. Segera berikan hak – hak Normative dan 2 tahun Upah Lembur yang belum dibayar oleh Pihak Perusahaan.
  5. Segera Laksanakan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Buat Pekerja dan Keluarganya sesuai dengan Undang – Undang No. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga kerja
  6. mendukung penuh segala bentuk perjuangan yang dilakukan rekan-rekan kami dari PTP-FPBJ PT. Kaisar Motorindo Industri dalam menuntut setiap hak-haknya.
  7. Akan terlibat langsung dalam perjuangan rekan-rekan kami dengan melakukan aksi-aksi bersama-sama serta menghimpun semua kekuatan buruh progresif lainnya.
  8. Akan melakukan kampanye secara terbuka dan meluas terhadap kondisi apa yang sedang terjadi saat ini yang dialami oleh rekan-rekan kami.
  9. mengecam keras segala tindakan intimidasi yang telah dan akan dilakukan pihak perusahaan terhadap rekan-rekan kami anggota PTP -FPBJ PT. Kaisar Motorindo Industri yang jelas-jelas merupakan tindakan anti serikat.

10.  Segera kepada Pihak Dinas Sosial Tenaga kerja dan Transmigrasi serta Pengawasan Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor untuk segera  bertindak dan menyelesaikan permasalahan yang di hadapi Anggota kami PTP. Federasi Perjuangan Buruh Jabodetabek PT. Kaisar Motorindo Industri agar Keadilan ditegakan di bumi Indonesia.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat dengan ketekadan yang bulat dan hati yang teguh dalam memperjuangkan setiap hak-hak kaum buruh.

Hormat kami,

Kabupaten Bekasi, 17 Juni 2009

Helmi yadi Ganto Almansyah,SH

Ketua Umum                                               Sekretaris Jenderal

Tembusan : 1. Aliansi Buruh Menggugat (ABM) Nasional

2. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)

3. Lembaga Bantuan Hukum Jakarta

4. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI

5. ILO Jakarta

6. Arsip

Pernyataan Sikap ABM Lampung Terhadap Aksi Buruh Miwon

Nomor          : 04/B/ABM-LPG/V/09

Perihal        : Dukungan Terhadap Aksi Mogok

SPSI – PUK PT.Kirin Miwon

Pernyataan Sikap

Perhebatlah Aksi Mogok Buruh PT.Kirin Miwon Lampung!!!

Aliansi Buruh Menggugat adalah organisi massa perburuhan ditingkat nasional yang fokus terhadap masalah-masalah perburuhan baik terhadap social ekonomi maupun politik perburuhan.

Dampak krisis global hari ini, semakin nyata terlihat pada kondisi perburuhan di Lampung. Kasus-kasus yang menimpa Kawan-kawan di Nestle, Panji Saburai Putra, Konverta dan terakhir adalah kawan-kawan yang bekerja di PR.Kirin Miwon LAmpung, membuktikan, semakin rakusnya watak yang dimiliki oleh kaum pemodal di Indonesia.

Hubungan Indutrial harmonis yang selalu di kampanyekan oleh pemodal (pengusaha) hanyalah jargon semata. Tercatat dari data yang dimiliki oleh ABM secara nasional, telah terjadi Pemutusan Hubungan Kerja secara sepihak yang dilakukan oleh pemodal sudah mencapai 500.000 orang. Naifnya, melalui Depnakertrans, Pemerintah hanya mengumumkan data buruh yang ter-PHK sebesar 42.598 orang.

Jelas, ada niat tidak baik dari Pemerintah dan Pengusaha dalam pola pembangunan hubungan industrial dibawah rezim kapitalisme global ini. Ketertundukan para penguasa negeri ini atas kaum modal internasional yaitu dengan penyelamatan industri dan pasar dengan mengucurkan paket stimulus perbaikan infrastruktur untuk mendorong investasi yang lebih besar.

Konsekwensi logis dari semua itu adalah, terjadinya efisiensi alias PHK, upah murah dan tidak adanya posisi tawar yang kuat dari Serikat Buruh di mata pemodal. Hal ini sangat mungkin terjadi atas kasus yang menimpa kawan-kawan di PT. Kirin Miwon Lampung. Untuk itu, kami dari Aliansi Buruh Menggugat Wilayah Lampung mendukung sebesar-besarnya atas sikap yang diambil oleh kawan-kawan SPSI-PUK PT.Kirin Miwon Lampung dalam melakukan Aksi Mogok pada tanggal 2 – 3 Juni 2009 di depan pabrik sebagai akibat gagalnya perundingan perjanjian kerja bersama tentang persoalan upah. Dengan demikian, kami pun akan selalu bersama-sama dengan kawan-kawan yang bekerja di PT.Kirin Miwon dalam melakukan:

  1. Advokasi secara litigasi maupun non-litigasi
  2. Mengkampanyekan kasus PT.Kirin Miwon Vs Buruh secara nasional dengan melibatkan jaringan nasional Aliansi Buruh Menggugat.
  1. Menggalang kekuatan bersama sektor-sektor organisasi lainnya seperti; organisasi perempuan, pedagang kaki lima, mahasiswa dan lainnya dalam penyikapan kasus ini.
  2. Menuntut pihak manajemen untuk segera merealisasikan apa yang menjadi tuntutan kawan-kawan SPSI-PUK PT.Kirin Miwon.

Bahwa hanya dengan Kekuasaan klas buruhlah Kesejahteraan rakyat itu bisa tercapai, bukan mengadahkan tangan kepada pengusaha dan elit-elit politik yang sudah sejak lama menghina dan merendahkan harkat martabat kaum buruh.

Hidup Buruh… Hidup Buruh …. Hidup Buruh !!!!

Bandar Lampung, 22 Mei 2009

Aliansi Buruh Menggugat – Lampung

Deni Kurniawan

(Koordinator)