“Bangkitlah Kaum Tani, Bangun Persatuan Gerakan Rakyat”

Pernyataan Sikap Persatuan Perjuangan Indonesia

Menyambut Hari Tani 2014

Tepat 24 September 2014 Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) berusia 54 tahun. Dan selama tahun itulah rezim borjuasi berganti tetapi belum ada yang serius menjalankannya sejak UU tersebut disahkan. Terlebih saat ini arah kebijakan ekonomi yang neoliberal dalam kekuasaan borjuasi akan membuat kebijakan tentang persoalan agraria juga akan mengikutinya yaitu pro modal dan pro pasar. Kaum Tani Indonesia ditindas, Rakyat Indonesia dihianati dan terjajah!!

Pemerintah pada tahun 2011 mengeluarkan PP Nomor 32 mengesahkan berlakunya program percepatan pembangunan atau yang dikenal dengan MP3EI. Program ini sangat sarat dengan kepentingan Neoliberalisme anak kandung kapitalisme di Indonesia yang memang sejatinya sudah dianut oleh pemerintahan borjuasi sampai saat ini. Baca lebih lanjut

Iklan

Kronologis penyerangan orang tak dikenal terhadap petani Padang Lawas yang sedang melakukan aksi mogok makan dan jahit mulut di depan DPR Sumatra Utara

Jam 23.30
Datang seorang pemuda berpakaian hijau dan postur badan tinggi tegap berkendara sepeda motor Honda Revo berhenti di gerbang tengah DPRD Sumut. Pemuda ini berdiri agak lama sambil lihat kea rah tenda-tenda peserta aksi mogok makan dan Jahit Mulut. Ketika ditanya oleh salah seorang mahasiswa, dia tidak menjawab dan diam saja. Tetapi sebelum meninggalkan lokasi, pemuda ini sempat berbicara empat mata dengan salah seorang satpam di gerbang tengah. Baca lebih lanjut

Rezim Masih Sepakat Masa Depan Reforma Agraria yang Pro Pasar

Sikap Politik Persatuan Perjuangan Indonesia terhadap Siituasi Konflik Agraria

Semakin terang benderang jika rezim SBY dan para politisi di Senayan makin menjauh dan tidak mempunyai komitmen dalam mendorong reforma agraria. Setelah SBY menetapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN RI) yang baru, Hendarman Supandji dan Kepala BKPM Chatib Basri resmi dilantik pada 14 Juni 2012 yang. Tentu ini bisa kita kaitkan dengan soal-soal masa depan dan nasib reforma agraria di Indonesia. Baca lebih lanjut

MP3EI sengsarakan rakyat

Program unggulan pemerintah yang terangkum dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dinilai tak simetris dengan upaya pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat. Kenapa alasannya?

Juru bicara Institut Proklamasi, Sukron Djamal, menjelaskan, pihaknya melihat ada beberapa kelemahan konsep pembangunan tersebut di bawah kepemimpinan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa tersebut. Pertama, MP3EI masih berdasarkan pertumbuhaan. “Padahal, persoalan utama Indonesia adalah struktur. Ekonomi masyarakat yang masih tumpang tindih,” ujar Sukron, hari ini. Baca lebih lanjut

Kronologis kedatangan Kapolres Tapanuli Selatan di lokasi pembakaran rumah-rumah masyarakat Desa Tobing Tinggi, Kec. Aek Nabara Barumun, Selasa 29 Mei 2012

Jam 10.00 Wib.

Tiba-tiba masyarakat melihat rombongan mobil Estrada sebanyak + 13 unit. Masyarakat mengira itu adalah mobil milik PT SRL. Sebab mobil itu dikenali oleh masyarakat yang biasa digunakan memasuki lahan masyarakat dan turut memimpin pengrusakan lahan dan tanaman. Bahkan beberapa mobil dikenali oleh masyarakat ada dilahan masyarakat saat terjadi pembakaran rumah-rumah masyarakat pada tanggal 25 Mi 2012.

Masyarakat mengira akan terjadi pembakaran lagi, tetapi dilihat juga polisi ada dilahan lokasi tempat rumah-rumah yang dibakar. Karena ketakutan beberapa orang menghindar dan memberitahukan hal ini kemasyarakat yang lainnya. Lalu masyarakat berembuk membahas hal ini, karena DPRD-juga akan dating kelokasi masyarakat korban pembakaran pamswakarsa, maka masyarakat memutuskan untuk menunggu anggota DPRD itu hadir ke tengah-tengah masyarakat terlebih dahulu, baru akan disikapi bersama. Baca lebih lanjut

Kronologis Pembakaran 8 unit rumah masyarakat dan Penculikan Warga yang dilakukan oleh Pamswakarsa PT. SRL

Jam 09.00 Wib

Ketika masyarakat tengah beraktivitas melakukan kegiatan perladangan dan sepi penduduk.

Datang 6 truk  mengangkut pamswakarsa dan 6 mobil Estrada milik PT Sumatera Riang Lestari (SRL) yang bersenjatakan  parang, linggis mendatangi rumah Albert Aruan dan langsung menculik Albert Aruan. Setelah menyeret dengan kekerasan, dan tidak tahu  Albert Aruan dibawa. Pam Swakarsa melakukan pembakaran rumah serta seisinya milik Albert Aruan. Baca lebih lanjut

Kronologis Penyerobotan Tanah Oleh PT.SRL Di Desa Hadundung Pintu Padang, Kec. Aek Nabara Barumun, Kab. Padang Lawas, Sumatera Utara. Tanggal 28 April 2012 yang berakhir Bentrok.

Kamis, 26 April 2012

Jam.10.00 Wib.

Pekerja dari PT. SRL merusak tanaman danrumah masyarakat (Rumah Manurung dan Rumah Br Nainggolan) serta mengambil barang-barang didalam rumah termasuk ternak. Kejadian ini terjadi di Desa Hadundung Pintu Padang. Kebetulan masyarakat tidak ada dirumah.

Jumat, 27 April 2012

Jam 10.00 Wib

Kembali PT. SRL masuk ke Desa Hadundung Pintu Padang. Pekerja yang dikerahkan oleh PT. SRL lebih kurang 300 orang, sementara Security PT. SRL yang berpakaian lengkap dengan helem, tameng, pentungan dan senjata mengawal para kerja untuk menggarap tanah yang diusahai masyarakat.

Saat kejadian ini masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan security PT. SRL dengan arogannya menyuruh masyarakat maju untuk melawan mereka jika berani. Pengrusakan tanaman masyarakat ini dilakukan hingga jam 16.00 Wib. Baca lebih lanjut