Semangatnya Tak Pernah Mati!

10603552_566956453435541_5518425071384632784_nSosoknya ku kenal hampir 15 thn lalu

Semangat pengorbanannya ku rasakan hampir 15 thn lalu

Perjuangan dan perlawanannya ku tahu hampir 15 thn lalu

Waktu demi waktu berlalu hari demi hari terlewati bulan dan tahun pun berganti

Tanpa ragu dan tanpa bimbang dia terus berjuang

Semangatnya selalu ada tak pernah berubah sedikitpun

Tak pernah berkurang tak pernah hilang

Baca lebih lanjut

Iklan

Wawancara Imajiner dengan Jhon Silaban : “SEMANGAT DAN API PERLAWANAN YANG TAK PERNAH PADAM”

1557490_10204775146441154_2890749856385412893_nLarut pagi di Sekretariat Tambun, aku duduk di sisi pojok warung Bu Tuti. Kopi sudah dingin, kawan-kawan pun sudah berkompromi dengan lelah sehabis rapat malam tadi. Ada sesuatu yang membuatku tak bisa melepas tatapan dari papan catur, susunan bidak tak beraturan dan barisan pion tanpa ster. Hanya kupandangi saja, tanpa berusaha mencari ster catur yang hilang. Konsentrasiku entah kemana.

 

“Hey, anak muda gini-gini aja. Katanya mau merdeka, katanya mau sejahtera….”

 

Lamunan seketika buyar, berbareng suara akrab yang tanpa kusadari duduk di kursi sampingku. Sosok sederhana dengan balutan kaos merah bertuliskan “Belajar, Berjuang dan Berkuasa” menutupi perutnya yang menyembul tambun. Gaya khasnya masih sama, di sela waktu santai selalu asik dengan permainan di gadgetnya, namun tak sedikitpun mengurangi konsentrasinya ketika diajak bicara. BJ alias Bang Jhon alias Lek Jhon, sapaan akrabnya, tak menunjukkan raut lelah meskipun aktifitas sangat padat, apalagi menjelang momentum perlawanan kenaikan BBM.

Baca lebih lanjut

Seruan PUSAT PERLAWANAN RAKYAT INDONESIA (PPRI)

10523207_1582461505308196_9151612960510833320_n

Bersatu, Batalkan Kenaikan Harga BBM!

Tolak Politik Upah Murah! Lawan Represifitas Aparat!

Hentikan Liberalisasi Ekonomi!

Mengapa Harus Membatalkan Kenaikan Harga BBM?

  1. Sebenarnya selama ini tidak pernah ada subsidi terhadap harga BBM, karena harga BBM sudah sangat jauh di atas biaya produksi-seharusnya dengan keuntungan 10%, harga BBM hanya Rp 1700.
  2. Penggunaan BBM selama ini justru digunakan untuk aktivitas produktif; ada sekitar 76,3 juta sepeda motor di Indonesia, sementara mobil penumpang hanya sekitar 10,4 juta, dan sebagian besar digunakan untuk hilir mudikmencari nafkah, bukan untuk hura-hura.
  3. Kenaikan harga BBM justru mempermudah SPBU yang dikuasai oleh Swasta (terutama Internasional) merajalela—karena harga BBM menjadi sama dengan harga internasional. Sudah ada ijin untuk 80 ribu SPBU Asing yang siap beroperasi di Indonesia pasca kenaikan harga BBM ini.
  4. Persoalan lainnya adalah selama ini pengelolaan tambang minyak sebagian besar dikelola oleh swasta (terutama internasional) sehingga hanya 25 % saja hasil minyak bumi yang menjadi “hak” negara, sehingga kebutuhan dalam negeri selalu kurang dan harus membeli ke swasta dengan harga sangat mahal.
  5. Pemerintah mengatakan dana BBM akan dialihkan ke infrastuktur-jalan raya, rel kereta api, pelabuhan, bandara dll—kenyataannya selama ini semua pembangunan infrastruktur tidak membuat rakyat semakin sejahtera, melainkan hanya untuk memfasilitasi para pemodal dalam melakukan usahanya.
  6. Tanpa harus menjadi Presiden atau menteri, atau pengamat ekonomi, kenaikan harga BBM jelas memicu kenaikan berbagai macam harga kebutuhan hidup lainnya, dan rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya—sekarang kita sudah merasakan hidup makin sulit karena kenaikan harga BBM kemarin.
  7. KIS-KIP atau kartu lainnya, selain hanya untuk sebagian kecil rakyat, juga tidak cukup untuk mengatasi kenaikan hargaharga kebutuhan hidup.
  8. Sementara rakyat dipaksa untuk semakin “berhemat”, di sisi lain, tidak ada pengurangan yang signifikan untuk fasilitasgaji para Pejabat-Pejabat Negara (mereka tetap hidup sangat kaya; mobil mewah, rumah mewah, makanan mewah, ke rumah sakit pun bisa ke luar negeri, menyekolahkan anak-anak ke luar negeri, bahkan jalan-jalan pun ke luar negeri).
  9. Juga tidak ada usaha pemerintah untuk mendistribusikan kekayaan Indonesia—yang selama ini hanya dinikmati sebagian kecil orang, menjadi lebih merata.
  10. Orang terkaya di Indonesia, total kekayaannya mencapai 620 Trilyun atau sama dengan total upah untuk 1 juta buruh DKI selama dua puluh tahun (dengan UMP 2015 sebesar 2,7 juta)

Baca lebih lanjut

Tolak Politik Upah Murah “Bangun Persatuan Buruh Terencana dengan Senjata Mobilisasi Massa Aksi”

Pernyataan Sikap Persatuan Perjuangan Indonesia (PPI) Bekasi

Salam Persatuan Perjuangan!!!
Hidup Persatuan Kaum Buruh!!!

Dua hari terakhir (20-21 Nov 2014) buruh di Kab. Bekasi berjuang tanpa lelah, tumpah ruah di belbagai kawasan industri menuntut kenaikan upah 30%. Lagi-lagi perundingan dewan pengupahan deadlock. Apindo masih mengajukan angka 2.4 jt dan unsur pemerintah di angka 2.7 jt sedangkan buruh tetap diangka 3.6 jt. Kaum buruh pun sadar bahwa upah 3.6 belumlah dirasa layak, karena penetapan upah masih bersandar pada 60 Khl (“survei tidak riil) untuk 1 tahun, dimana 60 KHL tersebut masih jauh dari kebutuhan hidup layak. Dalam penetapan upah pun tidak ada penyesuaian jika terjadi inflasi yang ditinjau secara periodik. Sehingga upah bersifat konstan dalam 1 tahun, sementara dinegeri ini selalu mengalami kenaikan harga-harga. Kenaikan upah dalam skema Politik Upah Murah hanya cukup untuk membuat buruh dan keluarganya layak hidup guna terus dijadikan “budak mesin modern”.

Sementara itu, aksi buruh di Kabupaten Bekasi dibubarkan secara brutal oleh polisi yang dibantu oleh preman. Buruh dipukuli, ditembak gas air mata, mobil komando dirusak, motor buruh dihancurkan dan beberapa buruh ditangkap. Kebrutalan aparat kepolisian ini sebagai sinyal untuk melemahkan gerakan buruh, melemahkan perjuangan upah. Karena memang mereka adalah alat represif/ kekerasan untuk melindungi para pemilik modal. Baca lebih lanjut

BATALKAN KENAIKAN HARGA BBM dan BERIKAN UPAH LAYAK UNTUK HIDUP LAYAK BURUH INDONESIA

PERNYATAAN SIKAP

FEDERASI PERJUANGAN BURUH INDONESIA

Tepat pada tanggal 17 November 2014 pemerintahan jokowi-Jk mengumumkan kenaikan harga BBM sebesar Rp 2000, dari Rp 6500 menjadi Rp 8500. kebijakan ini diberlakukan mulai tanggal 18 November 2014 dimulai dari jam 00.00 wib.

Kenaikan tersebut berarti pemerintah melakukan pengurangan subsidi untuk publik dengan berbagai alibi-alibi mereka. Alibi pengurangan subsidi sesungguhnya tidak berbeda dengan rezim-rezim sebelumnya diantaranya; mulai dari alasan APBN berdarah-darah karena pembengkakan subsidi sehingga membuat APBN deficit, alibi subsidi harus dialihkan kesektor produktif seperti pembangunan jalan dll. sampai pada alibi bahwa subsidi lebih baik untuk membangun jalan daripada dihabiskan dijalan, subsidi hanya dinikmati oleh orang kaya alias tidak tepat sasaran.

Pertanyaannya kemudian adalah jika APBN jebol kenapa harus pengurangan subsidi yang menjadi jalan keluar, apakah tidak ada jalan keluar lain?. Baca lebih lanjut

TOLAK PENGGUSURAN DAN BERIKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL YG LAYAK UNTUK SELURUH RAKYAT

“ Penggusuran menyebabkan rusaknya jaringan sosial pertetanggaan dan keluarga, rusaknya kestabilan kehidupan keseharian seperti bekerja dan bersekolah, serta melenyapkan aset hunian. Bagi sebagian pihak, penggusuran merupakan pelanggaran hak tinggal dan hak mem- iliki penghidupan yang dapat dikategorikan sebagai tindakan yang tidak berperikemanusiaan, bahkan dianggap sebagai kejahatan terhadap hak asasi manusia. ”

kpopMaraknya agenda penggusuran yang terjadi di seluruh kota di Indonesia khususnya Jakarta, tidak pernah lepas dari kebijakan nasional dalam merealisasikan agenda Masterplan Percepatan Petumbuhan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang saat ini dilaksanakan. Walaupun alasan ini sering diselubungi dengan alasan penataan tata ruang kota dan ketertiban umum. Namun sejatinya penataan tata ruang kota dan perbaikan infrastruktur merupakan bagian dari realisasi kebijakan MP3EI. Dalam tahapan implementasi perencanaan tersebut disyaratkan untuk melakukan perbaikan infrastruktur untuk melancarkan aliran modal dan mendukung hubungan ekonomi baik nasional maupun internasional. Dan dampak yang terjadi secara langsung dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia adalah : Perampasan Hak untuk hidup layak .Menurut amandemen UUD 1945 BAB XA tentang hak asasi manusia pasal 28H ayat 1, bahwa warga negara Indonesia memiliki hak atas kebutuhan sandang, pangan dan papan, serta hak atas kesehatan, hak bertempat tinggal, dan memiliki lingkungan hidup yang baik. Dalam setiap pelaksanaan penggusuran yang dilakukan pemerintah pasti terjadi perampasan hak rakyat terhadap kehidupan yang layak. Artinya bila negara tidak mampu memberikan jaminan terhadap unsur-unsur yang dijamin oleh UUD dan peraturan lainnnya, secara konstitusional negara telah melakukan pelanggaran HAM atas warga negaranya. Baca lebih lanjut

“UPAH LAYAK NASIONAL ADALAH HAK BURUH INDONESIA”

fpbi1PERNYATAAN SIKAP AKSI SERENTAK NASIONAL FEDERASI PERJUANGAN BURUH INDONESIA

Sejak kekuasaan modal (kapitalisme) berdiri tegak dengan prinsip liberalisasi atau mekanisme pasar bebas Negara dengan segala perangkatnya menjadi tidak mampu atau gagal mensejahterakan rakyat. Justru Negara berposisi tegas membenarkan dan turut serta melancarkan program-program liberalisasi disegala sektor tidak terkecuali sektor tenaga kerja.

Proses liberalisasi sektor tenaga kerja tidak terlepas dari proses penetrasi modal secara terus menerus baik dalam bentuk investasi langsung maupun investasi tidak langsung. Kepentingan penanaman modal di Indonesia satu sisi adalah penguassaan atas semua asset-asset vital/strategis untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, dan disisi yang lain adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah Jalan Liberalisasi yang menjadi pilihan utama pembangunan nasional dari masa ke masa. Baca lebih lanjut