UPAH LAYAK NASIONAL JALAN KELUAR SISTEM PENGUPAHAN DI INDONESIA

20141007_091232Tidak kurang dari 800 massa aksi yang tergabung dalam forum buruh kota bekasi turun kejalan hari ini. Aksi dimulai pertama dari depan kantor dinas tenaga kerja kota bekasi.

DI depan kantor dinas tenagakerja kota bekasi massa aksi menuntut untuk dikeluarkannya berita acara hasil audensi fbkb dengan walikota tentang pengupahan 2015.

Serikat buruh/serikat pekerja menuntut upah layak nasional bagi seluruh buruh indonesia termasuk kaum buruh kota bekasi. Karena kenyataannya upah yang diterima selama ini tidak cukup untuk mendapatkan hidup yang lebih baik sebagaimana mestinya sebagai seorang manusia. Demikian pandangan dari beberapa organisasi yang melakukan orasi-orasi politik di atas mobil.

Lebih lanjut dikatakan bahwa sesungguhnya terkait kesejahteraan rakyat sudah diamanatkan dalam undang-undang dasar 1945 bahwa setiap rakyat berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak.

Selain itu,massa aksi juga menuntut tentang kinerja disnaker kota bekasi untuk menyelesaikan kasus-kasus normatif perburuhan yang tidak sesuai dengan amanat undang-undang tenagakerja 13 tahun 2003. Seperti persoalan hubungan kerja kontrak dan outsourcing harus segera dibersihkan alias dihapuskan di wilayah kota bekasi, persoalan peradilan hubungan industrial (phi) karena selama ini kasus perburuhan harus bersidang di kota bandung padahal kawasan industri bekaai salah satu kawasan terbesar tapi tidak ada phinya.ini sangat melemahkan posisi kaum buruh khususnya di kota bekasi tegasnya.

Setelah berorasi dan mendapatkan risalah atau berita acara audensi sp/sb dengan pemerintah kota bekasi sebelumnya massa aksi melanjutkan aksi ke kantor bpjs kesehatan untuk menuntut bpjs kesehatan harus bertanggungjawab dan melaksanakan ketentuan undang-undang yang sudah ada karena selama ini rakyat mau berobat sering kali ditolak oleh pihak rumah sakit karena berbagai alasan teknis.

Massa aksi setelah itu konvoi menuju dprd kota bekasi. Sesampai di depan kantor dprd kota bekasi massa melakukan orasi-orasi dana akhirnya langsung diterima audensi dengan anggota dprd komisi D.

Menurut pantauan dilapangan dan informasi yang diterima, audensi sudah selesai tapi tim delegasi serikat buruh belum keluar membawa hasil audensi tersebut.

bahwa sangat sering berunding atau audensi dengan pemerintah kota bekasi dan dprd akan tetapi sering masih sekedar janji-janji yang ditampung tapi tidak terealisasikan. Undang-undang hanya macan di atas kertas belum lagi banyak undang-undang serta peraturan lainnya yang bertentangan dengan undang-undang di atasnya maka atas dasar itu forum buruh kota di bekasi pernyataan sikapnya menuntut :

1. Berikan upah layak nasional dan tolak upah murah

2. Cabut inpres 09 tahun 2013, cabut permenaker 07 tahun 2013,cabut prmenaker 13 tahun 2012 tentang komponen hidul layak yang tidak sesuai dengan kehidupan buruh.

3. Hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourcing.

4. Baagun phi di wilayah bekasi.

5. Tolak kenaikan bbm.

Demikian tuntutan yang mereka terus sampaikan dari atas mobil komando. Dan setelah mendapatkan berita acara audensi massa aksi langaung membubarkan diri secara tertib sambil berteriak siapkan mogok nasional jilid III untuk upah layak nasional***ks.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s