Kronologis Intimidasi dan Pemecatan Pengurus SP SPBU GT

No        : 006/B/SP SPBU GT/I/09/2009
Hal        : Kronologis Intimidasi dan Pemecatan Pengurus SP SPBU GT
Lamp        : –

Kepada: Yth
DINSOSNAKERTRANS Kota Yogyakarta
Di Tempat

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Salam Sejahtera !!!

Puji syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, sebagai penguasa alam semesta yang telah menganugerahkan hidayahnya kepada kita semua, sehingga kita mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar, serta bersemangat. Berhubungan dengan terulangnya kembali tindakan Intimidasi yang dilakukan oleh Pihak Pengusaha terhadap Pihak Pengurus maupun Anggota SP SPBU GT pada hari Sabtu/tanggal 31 Oktober 2009, yang menyebabkan dinon-aktifkannya 4 orang Pengurus maupun Anggota SP SPBU GT. Maka kami selaku Pengurus SP SPBU GT meminta Pihak DINSOSNAKERTRANS untuk segera menindak tegas Pihak Pengusaha, karena Pihak Pengusaha telah melanggar kesepakatan pada waktu terjadinya Mediasi bahwa tidak akan ada PHK terhadap Pengurus maupun Anggota SP SPBU GT serta pekerja diSPBU tersebut.

KRONOLOGIS :

1.    Tanggal 31 oktober 2009, hari sabtu jam 13:30 wib
Heri di panggil oleh Pihak Pengusaha,pada saat bersamaan Pihak Pengusaha juga memanggil mbak Tilah [kakaknya Heri]. Pihak Pengusaha memberhentikan/memecat Heri, dengan alasan dalam masa percobaan dan Heri tidak lolos masa uji coba, padahal Heri sudah bekerja selama 11 bulan dan pengusaha mencari-cari kesalahan Heri, saat di tanyakan kesalahan apa yang sudah di lakukan oleh Heri, pengusaha tidak mau menjawab dan Heri di paksa menanda tangani kwitansi serah terima uang tabungan (uang jaminan) Rp 1.500.000,- dan uang gaji bulan Oktober Rp 450.000,-.  Karena merasa tertekan akhirnya Heri menerimanya.

2.    Tanggal 31 oktober 2009, hari sabtu Sekitar jam 15:15 Wib
Dedy menghadap Pihak Pengusaha mengambil pembayaran upah bulan Oktober, akan tetapi setelah menemui Pihak Pengusaha, Dedy malah di berhentikan kerja dengan alasan Dedy masih dalam masa percobaan, padahal Dedy sudah bekerja selama 1 tahun. Akhirnya Dedy disuruh manandatangani kwitansi serah terima uang tabungan(uang jaminan) Rp1.500.000,- dan gaji bulan Oktober Rp 450.000,- padahal uang jaminannya waktu masuk kerja sebesar Rp2.000.000-. Dedy pun dengan terpaksa menerimanya.

3.    Tanggal 31 oktober 2009, hari sabtu Sekitar jam 16:30 Wib
Idris mendatangi Pihak Pengusaha menayakan upah bulan oktober, tetapi Pengusaha berkata “aku tidak ada urusan dengan kamu dan sudah tidak ada hubungan dengan kamu” lalu idris kekantor SP SPBU GT untuk mengkonfirmasikan/mengadukan hal tersebut kepengurus lainnya,

4.    Tanggal 31 oktober 2009, hari sabtu Sekitar jam 17:00 wib
Eko Turmudi menghadap Pihak Pengusaha guna mengambil pembayaran upah bulan Oktober, akan tetapi setelah menemui Pihak Pengusaha, Eko malah diberhentikan kerja dengan alasan Regenerasi Karyawan dan dikarenakan banyak mesin yang rusak, Eko disuruh menadatangani kwitansi uang Jaminan (uang Tabungan), Eko juga ditawarkan untuk dimutasi diSPBU cabang Mudal atau mengundurkan diri tetapi Eko tidak meyepakati kedua hal tersebut, lalu Pihak Pengusaha menyuruh staff untuk mengambilkan uang Tabungan (uang Jaminan) sebesar Rp. 2.000.000,- dan uang gaji bulan Oktober 2009  Rp. 450.000,- dengan terpaksa Eko menandatangani dan menerima uang tersebut.

5.    Tanggal 31 oktober 2009, hari sabtu Sekitar jam 17:15 wib
Idris dan Eko Turmudi kembali menghadap Pihak Pengusaha untuk mempertanyakan upah Idris bulan Oktober 2009, Pihak Pengusaha bilang kalau upah Idris sudah diberikan oleh Staff (heppy) bersamaan dengan pemberian uang Jaminan, tetapi Idris dan Eko. T mengkonfermasikan kembali kepihak Staff, ternyata uang upah Idris belum diberikan pada waktu sebelumnya, lalu Pihak Pengusaha memberikan uang/upah Idris bulan Oktober sebesar Rp 330.000,- terhitung dari tanggal 26 September s/d 16 Oktober 2009, harusnya upah yang diberikan penuh selama satu bulan.

Demikian surat kronologis ini kami sampaikan, atas perhatihan serta kerjasamanya kami ucapkan banyak terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Salam Sejahtera !!!

Yogyakarta, 1 November 2009

Ketua Umum SP SPBU GT

(Nurgiyanto)    Sekretaris Jenderal SP SPBU GT

(Eko Turmudi)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s