Ekonomi Indonesia Tetap Bergantung HUTANG LN

Dalam situasi krisis ini, jelas sekali devisa negara kita tergerus untuk mengcover arus keuangan…. .., untuk tetap menjaga keamanan moneter dalam negeri, jalan yang dipakai ternyata tetap tuntunduk pada mekanisme neoleberal.

berikut ini Ulasan yang relevan dari kontan.co.id

Emerging Market Harus Menghadapi Ongkos Pinjaman yang Tinggi

SINGAPURA. Negara-negara emerging market kini harus berlomba untuk menaikkan dananya untuk membiayai defisit anggarannya. Pasalnya, negara-negara ini kemungkinan harus membayar ongkos pinjaman yang lebih tinggi karena risiko global. Hal ini dibeberkan oleh Brown Brothers Harriman & Co. di New York .

Menurut Brown, pendapatan ekspor untuk sub-developing nation telah menyusut karena lemahnya permintaan dari luar negeri dan jatuhnya harga-harga komoditi. Sementara itu, remuknya pasar kredit telah mengikisforeign-direct investment, termasuk sumber daya vital seperti pendapatan dari selisih mata uang.

“Biaya pinjaman untuk utang emerging market telah anjlok dalam beberapa bulan ini. Namun tetap saja masih cukup tinggi,” kata Win Thin, senior foreign-exchange strategist, yang menulis laporannya kemarin.

JPMorgan Emerging Markets Global Bond Index, atau EMBI, menghasilkan 6,70% lebih daripada U.S. Treasuries kemarin. Angka ini turun dari bulan Oktober lalu yang mencapai 8,91% yang merupakan level yang paling lebar sepanjang enam tahun terakhir ini.

“Kita melihat penyebaran EMBI Global untuk membuatnya lebih normal tahun ini ke level 500 basis poin,” tulis Thin.

Philipina, Turki, Brasil dan Columbia telah meludeskan bond dalam denominasi dolar minggu ini. Sementara itu Chile , Malaysia , Korea Selatan dan Indonesia kemungkinan juga akan menambah utang global dalam jumlah yang tak terbatas di tahun 2009 ini.

“Kebutuhan untuk meningkatkan penerbitan utang sebagai bagian dari kebutuhan untuk mengongkosi pengeluaran defisit; sama halnya dengan kebutuhan mereka untuk menambahkan cadangan devisa mereka,” tulis Thin.

Emerging European countries, kecuali Rusia, belum mengumumkan rencananya untuk mencari pinjaman asing dan kemungkinan hal ini terjadi hingga ada dana bantuan dari International Monetary Fund.

Femi Adi Soempeno Bloomberg

One thought on “Ekonomi Indonesia Tetap Bergantung HUTANG LN

  1. Ping-balik: Ekonomi Indonesia Tetap Bergantung HUTANG LN « Semua tidak boleh nganggur !

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s