SIARAN PERS SMI ATAS REPRESI KEPOLISIAN SEPANJANG BULAN MEI 2008

KOMITE PIMPINAN PUSAT

SERIKAT MAHASISWA INDONESIA

JL. Jagakarsa Gg. Hidayah II, No 05 Lenteng Agung Jakarta Selatan

Email; serikat_mahasiswa@ yahoo.co. id

Telp: 021-99681543 dan 081331643545

SIARAN PERS TERHADAP TINDAKAN BRUTAL POLISI TERHADAP AKSI-AKSI

MAHASISWA DAN RAKYAT MENOLAK KENAIKAN BBM SEPANJANG BULAN MEI 2008

KENAIKAN BBM HARUS DIBATALKAN, POLRI HARUS BERTANGUNG JAWAB KEPADA RAKYAT

Salam Pembebasan Nasional

Telah Berkali-kali ketika rakyat baik buruh, mahasiswa, kaum miskin perkotaan dan sebagainya yang berdemontrasi menuntut perbaikan nasib hidup di negeri ini ternyata bukan di tangapi dengan baik namun rakyat justru mendapat perlakuan yang tidak adil dari rezim yang didudung oleh kekuatan kaum pemodal/kapitalis. Perlakuan tidak adil itu sering terjadi dalam dua bentuk, yakni: TETAP DI SAHKANNYA KEBIJAKAN-KEBIJAKAN YANG TIDAK POPULIS DAN DIBERANGUSNYA AKSI-AKSI DI RAKYAT DI LAPANGAN OLEH POLISI DAN APARAT KEKERANAN NEGARA YANG LAIN SAAT RAKYAT MELAWAN KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG TIDAK POPULIS TERSEBUT.

Kebijakan Kenaikan Harga BBM 28,7% Pada tanggal 23/5/08 adalah sebuah potret betapa brutalnya negara kapitalis Indonesia yang didudung Para Pemodal Internasional merepresi rakyatnya sendiri. Ditambah lagi dengan situasi Dilapangan sangat banyak kasus-kasus represi langsung terhadap demonstran, satu di antaranya adalah tindakan represif pihak kepolisian terhadap aksi-aksi mahasiswa yang melakukan penolakan kenaikan BBM di berbagai daerah sepanjang bulan Mei 2008.

Situasi yang paling brutal dan parah adalah pada tanggal 21 Mei 2008 di Bogor, Jawa Barat, saat puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bogor dikeroyok puluhan polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor. Banyak mahasiswa mengalami luka akibat pemukulan dan tendangan aparat. Di Bima aksi FPN menolak kenaikan BBM Di represi oleh Polisi Menyebabkan 2 Mahasiswa anggota SMI patah tulang dan puluhan lainya luka-luka akibat pukulan aparat kepolisian. Di Jogyakarta aparat kepolisian juga Bertindak Brutal saat menangani Demontrasi FPN Menolak kenaikan BBM sehingga menyebabkan 3 Mahasiswa Luka Parah (dua diantaranya Anggota SMI) dan beberapa mahasiswa 4 Mahasiswa ditangkap Polisi, Di Malang Aksi Penolakan BBM yang di lakukan oleh FPRM juga di Represi oleh Kepolisian 2 Aktifis buruh Di tangkap Polisi, puluhan Mahasiswa terluka akibat pukulan aparat Polisi Malang, Rerpresi juga dilakukan oleh Polisi Pada saat aksi Massa Di Jakarta dan kota-kota lainya sehingga menyebabkan beberapa peserta aksi terluka akibat pukulan Polisi.

Tepat 23/05/08 beberapa menit setelah pemerintah menaikkan Harga BBM, di kampus UNAS JKT terjadi demontrasi menolak kenaikan HARGA BBM, beberapa SSK PHH langsung meransek masuk ke kampus dan bentrokan terjadi cukup lama Hingga Pagi jam 05.00 tgl 24/5/08, dan banyak korban yang jatuh dipihak mahasiswa bahkan Satpam kampuspun menjadi korban pemukulan aparat PHH, pasca bentrok 150 mahasiswa Unas ditangkap Polisi. Hingga kamis malam sejumlah 34 mahasiswa masih di tahan DIPOLRES METRO JAKSEL (Suara Pembaruan, 29/5). Sungguh ini adalah pelecehan terhadap lingkungan kampus yang bebas dari Intervensi pihak kepolisian dan tidak sepatutnya polisi memasuki kampus dan memukul demonstran yang menolak kenaikan BBM, padahal polisi khususnya Para Prajurit Rendahan mereka juga sesungguhnya menjadi korban dari kenaikan harga BBM.

Di Makassar terjadi demontrasi menolak kenaikan BBM Tanggal 27/5/08 menyebabkan lima mahasiswa UIN Makassar ditangkap polisi, Aksi menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) masih terus berlangsung. Mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Aksi menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) masih terus berlangsung. Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia ditangkap aparat bersama dengan beberapa mahasiswa lainnya ketika mereka sedang melakukan konvoi di depan Polres Makasar Timur.

Represifitas dan kekerasan Aparat baik dalam bentuk Fisisk dan lainya Adalah Bahasa sehari-hari Negara dan kaum Kapitalis di berbagai Belahan dunia manapun, tanpa terkecuali Indonesia.

Kasus Respresi Aparat Kepolisian terhadap Demontrasi mahasiswa dan rakyat Indonesia sepanjang bulan Mei 2008, adalah bukti kongkrit dari semua itu, dan kami memandang bahwa sampai kapanpun selama sistemnya masih KAPITLISME, semua aparat kekerasan negara adalah tidak akan pernah melindungi dan memihak Rakyatnya sendiri. Mereka jelas di mata SMI dan rakyat Indonesia adalah algojo gerakan massa rakyat.

OLEH KARENA ITU KAMI DARI SERIKAT MAHASISWA INDONESIA MENYATAKAN SIKAP:

  1. Bebaskan semua mahasiswa yang ditangkap dari segala tuntutan hukum.
  2. Kepolisian R.I harus menanggung sepenuhnya semua biaya pengobatan dari para mahasiswa yang terluka dan masuk rumah sakit.
  3. Nonaktifkan perwira-perwira tinggi polisi yang memberikan intruksi menghajar mahasiswa yang demo.
  4. Kepolisian R.I harus meminta maaf secara terbuka selama 3 hari berturut-turut di media massa.

KAMI SERIKAT MAHASISWA INDONESIA TETAP MENUNTUT UNTUK:

  1. Batalkan kenaikan harga BBM dan turunkan harga sembako.
  2. Di berikanya subsidi layak pada rakyat.
  3. Pemerintah harus memotong gaji dan mencabut semua tunjangan para pejabat negara dan anggota DPR.
  4. Nasionalisasi industri migas di bawah kontrol rakyat.
  5. Nasionalisasikan segera aset-aset vital di bawah kontrol rakyat.

DAN KAMI SERIKAT MAHASISWA INDONESIA TETAP MENYERUKAN KEPADA RAKYAT INDONESIA :

1. Galang Persatuan dan Perjuangan untuk Menolak Kenaikkan harga BBM,

2. Menyerukan pada rakyat untuk melakukan aksi-aksi perlawanan memblokir jalan-jalan utama, memogokan pabrik-pabrik, memogokan angkutan-angkutan umum dan menduduki pusat-pusat kekuasaan agar kita dapat menggagalkan kenaikan harga BBM

3. Menyerukan kepada rakyat, khususnya pekerja transportasi dan kaum buruh untuk menyiapkan pemogokan nasional

4. Membuka Posko-Posko Penolakan Kenaikan BBM Di kampung-kampung, Di pabrik-pabrik dan di kampus.

5. Menyerukan kepada rakyat untuk Menyingkirkan/ mem-PHK SBY-JK dan Elit Politik Lainnya, dan bersama-sama membangun Persatuan dan Perjuangan bersama Organisasi Gerakan Rakyat sebagai cikal bakal Pemerintahan Rakyat.

JAKARTA, 30 MEI 2008

Tertanda,

KETUA UMUM

“KENT” YUSRIANSYAH

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s