SIKAP POLITIK SMI ATAS KEKERASAN POLISI THD AKSI MAHASISWA UMI

KOMITE PIMPINAN PUSAT
SERIKAT MAHASISWA INDONESIA
JL. Jagakarsa Gg. Hidayah II, No 05 Lenteng Agung Jakarta Selatan.
Telp: 021-99681543 dan 081331643545
BEBASKAN MAHASISWA UMI YANG DITANGKAP KEPOLISIAN MAKASAR
PADA AKSI MENOLAK KENAIKAN BBM
Salam Pembebasan
Sudah lama rakyat di Negeri ini menderita kemiskinan yang begitu mendalam, betapa ironis konon negeri yang kaya-raya sumber daya alam ini (MINYAK BUMI, GAS ALAM, BATUBARA, EMAS, PERAK, BESI, BAJA, HASIL PERIKANAN, HUTAN DLL) ternyata kebanyakan penduduk Indonesia berpenghasilan rata-rata Rp 900.000,-/bulan (Hasil Survai, Serikat Mahasiswa Indonesia Tahun 2007). Namun di tengah kemiskinan dan rendahnya pendapatan penduduk saat ini yang pasti memiliki efek domino yakni lemahnya daya beli mayarakat atas kebutuhan konsumsi sehari-hari, ternayata kemarin tanggal 5 Mei 2008, Rezim anti rakyat yang berwatak kapitalistik lewat Presiden RI mengumumkan rencana kenaikan harga BBM Per Juni 2008 dengan kisaran kenaikan rata-rata 25-40% (Mulai dari Premium, Solar). Tentu saja ini akan memicu gejolak pasar dan politik di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam Pandangan Seriakat Mahasiswa Indonesia Kenaikan Harga BBM Di Indonesia ini lebih dikakibatkan oleh Aksi Para Spekulan Minyak yang memiliki Modal besar untuk memborong seluruh minyak bumi baik yang bersubsdi maupun tidak jelas saja apa yang dilakukan ole mereka telah meimbulakan anarkhisme di tinggkat pasar. Disisi lain keanikan harga BBM di Indonesia ini akibat dorongan dari LIBERALISASI SEKTOR MIGAS DI INDONESIA agar para Pemain Minyak DUNIA macam Chevron, CALTEX, AGIP, SHELL DLL mendapat Berkah dari kebijakan sektor migas di Indonesia. Akibatnya Kenaikan BBM tidak bisa di hindarkan lagi, Sehingga berbagai macam demontrasi dilakukan oleh diberbagai kota yang dilakukan dengan gencarnya oleh elemen masyarakat untuk menentang rencana kenaikan BBM pada bulan Juni 2008. Ternyata tidak digubris oleh Pemerintah berkuasa hari ini, Rezim Neoliberalisme SBY-JK tetap bersikukuh Untuk tetap menaikkan harga BBM dengan Dalih Menyelamatkan ABPN, Namun Pemerintah Tidak Mau menyelamatkan kesehjahteraan Rakyat.
Bahkan Di Kota Makasar tepatnya Selasa, tanggal 6 Mei 2008 demo Menolak kenaikan BBM yang dilakukan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, di respon pihak Kepolisian secara arogan dengan merepresi mahasiswa sampai memukul mundur mereka ke dalam kampus sehingga menyebabkan lima mahasiswa tertangkap Polisi. Menurut Pihak Kepolisian Makasar Aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa UMI Alaudin Makasar itu tidak mengantonggi izin dari kepolisian Makasar. Alasan Pembubaran aksi mahasiswa UMI itu justru inilah tindakan bodoh dan tidak dewasa yang dilakukan oleh aparat kepolisian khususnya kepolisian Makasar. Karena jelas Aksi DEMO Mahasiswa UMI yang menolak kenaikan BBM itu tepat karena Mahasiswa UMI menyatakan agar Pemerintah menasionalisasikan semua perusahaan asing (Perusahaan Tambang Asing Khsususnya). Sehingga jelas SERIKAT MAHASISWA INDONESIA Secara Nasional MENDUKUNG SEPENUHNYA AKSI-AKSI PENOLAKAN KENAIKAN BBM yang di lakukan oleh Para MAHASISWA UMI MAKASAR sekaligus juga Mengutuk dengan Keras AROGANSI Aparat Kepolisian Makasar, Serta SEGERA BEBASKAN LIMA MAHASISWA UMI YANG TERTANGKAP.
KAMI SMI JUGA MENYERUKAN “LAWAN PENJAJAHAN MODAL TINGGALKAN PARTAI POLITIK BORJUIS DAN ELIT POLITIK BORJUIS, SERTA BANGUN ORGANISASI POLITIK YANG KERAKYATAN”. KEPADA MENGAJAK SEMUA RAKYAT TERTINDAS DI INDONESIA UNTUK TURUN KE JALAN MENOLAK KENAIKAN HARGA BBM DAN MENUNTUT KEPADA PEMERINTAH SEGERA MEMBATALKAN KENAIKAN BBM DAN MENGEMBALIKAN SUBSIDI BBM UNTUK KESEHJATERAAN RAKYAT.
Jakarta, 7 Mei 2008
Tertanda
“Kent” Yusriansyah
Ketua Umum

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s