DEKLARASI SERIKAT PETANI KERAWANG

Jakarta, 11 Desember 2007

Kota Karawang yang biasanya, lengang oleh berita politik, pada hari Senin 10 Desember 2007 tampak berbeda dari hari biasanya. Hal itu dikarenakan pada hari yang juga bertepatan dengan hari Hak Asasi Manusia itu Serikat Petani Karawang (SEPETAK) melakukan aksi long marh ke DPRD kabupaten Karawang. Long March dimulai pukul 10.30. Menurut Ade Kholiq Mutaqin, Koordinator Lapangan juga selaku Sekjend SEPETAK, “selain menyuarakan tuntutan kepada Wakil Rakyat, aksi ini merupakan deklarasi Serikat Petani Karawang, sebagai tindak lanjut kami setelah melakukan Konggers pada bulan November yang lalu”.

Seteleh melakukan Long March, massa meminta kepada DPRD untuk meminjam salah satu ruang DPRD sebagai tempat deklarasi. Dalam orasinya Deden selaku Ketua Umum, meminta dengan hormat untuk diperbolehkan menggunakan salah satu ruang. Beliau beranggapan bahawa kaum tani juga memiliki hak yang sama dengan anggota dewan untak menggunakan fasilitas negara karena kaum tani adalah pembayar pajak. Deden juga meneriakan tuntutan berupa fasilitas irigasi yang baik, perlindungan terhadap hasil pertanian, subsidi pupuk dan obat-obatan dan lain-lain.

Aksi Long March dan deklarasi SEPETAK dihadiri oleh 500 orang massa dari SEPETAK yang mewakili organisasi-organisasi tingkat desa. Selain itu juga di hadiri berbagai organisasi massa, diantaranya adalah Federasi Perjuangan Buruh Jabodetabek, Komote Persiapan-Persatuan Perjuangan Indonesia (KP-PPI) Jakarta, Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Serikat Pemuda Jakarta (SPEED), Aliansi Buruh Menggugat (ABM) Bekasi, Konsosrsium Pembaruan Agraria (KPA) dan berbagai organisasi yang lain.

 

Dalam sambutannya Yusriansah Ketua Umum SMI, menegaskan pentingnya persatuan antara serikat-serikat petani, buruh dan mahasiswa dalam melakukan satu perjuangan bersama dalam mencapai keadilan dan kesejahteraan social. Selain itu Helmiyadi dari FPBJ juga menyatakan dengan berdirinya SEPETAK merupakan sebuah bentuk manifestasi nyata dari kesadaran kaum tani akan ketertindasan yang dialaminya selama ini. Kaum tani dan kaum buruh harus menyatukan langgam, gerak dan langkah yang lebih strategis agar kita sebagai rakyat dapat menggapai kemenangan yang nyata.

Di wawancara secara terpisah, Sekjed KP-PPI Jakarta, Anis Kurniadi menyatakan berdirinya “Serikat Petani Karawang” merupakan satu bukti bahwa rakyat sudah mampu menunjukan dirinya sebagai sebuah kekuatan yang tidak akan tunduk pada ketidakadilan. Ini adalah “Jaman Kebangkitan Rakyat, Jaman Kebangkitan Kaum Buruh dan Tani”. (Happy/007)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s