Solidaritas Untuk PT.Unipack Indosystems

ALIANSI BURUH MENGGUGAT (ABM)

Jalan Pori Raya NoRT 09/Rw 10 No 6 Pisangan Timur Jakarta

Telp/Fax: 021-4757881

 

Lawan Pemberangusan Serikat Buruh!

Lawan Intimidasi kepada Buruh oleh Pengusaha!

 

Pada tanggal 5 November 2007 mulai pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB kawan-kawan buruh di PT. Unipack Indosystems yang tergabung dalam Serikat Solidaritas Buruh (SSB) PT Unipack Indosystems melakukan mogok kerja. Mogok kerja ini dilakukan didalam lingkungan perusahaan dan diikuti oleh hampir seluruh pekerja baik yang berstatus tetap maupun kontrak. Mogok kerja ini diakibatkan oleh tindakan intimidatif yang dilakukan oleh pihak manajemen selama ini kepada para buruh.Tindakan intimidatif ini merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan oleh  Perusahaan untuk menghalang-halangi berdirinya serikat buruh.

Sesungguhnya tindakan menghalang-halangi berdirinya serikat buruh oleh pihak manajemen PT Unipack Indosystems adalah SANGAT MEMALUKAN, karena sesungguhnya selama ini yang telah menghadirkan kualitas kerja yang tinggi dan kepuasan kepada pelanggan (philosophy PT Unipack Indosystems) adalah para pekerja yang saat ini pihak manajemen musuhi dan intimidasi!

 

Informasi yang telah kami dapatkan mengenai tindakan perusahaan melakukan tindakan anti serikat buruh (union busting) adalah:

 

Saat Persiapan Serikat:

1.       Telah terjadi pemanggilan dan tindakan intimidatif terhadap pekerja yang dianggap sedang mempersiapkan berdirinya serikat buruh

2.       Memaksa pekerja untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak bergabung dengan serikat buruh

3.       Serikat Solidaritas Buruh PT Unipack Indosystems telah menyampaikan undangan pertemuan sebanyak dua kali kepada pihak manajemen PT. Unipack Indosystems dengan agenda: silaturahmi pengurus serikat dengan manajemen dan pembicaraan awal tentang PKB tetapi pihak manajemen (manajer HRD) malah meminta daftar pengurus, susunan organisasi dan AD/ART sebagai persyaratan administrasi pertemuan.

 

Saat Aksi Mogok tanggal 5 November 2007:

1.       Perusahaan tidak mau menemui tim perunding dari serikat hingga pukul 3 sore

2.       Perusahaan melakukan PENYEKAPAN terhadap pekerja shift 3 yang telah selesai bekerja dengan menutup gerbang sehingga pekerja shift 3 tersebut tidak dapat keluar dari lingkungan pabrik hingga sore hari

3.       Saat perundingan pihak manajemen PT. Unipack Indosystems melakukan intimidasi kepada para tim runding serikat dengan cara:

a.       Melarang tim perunding untuk merekam proses perundingan, tidak memperbolehkan penggunaan handycam maupun camera serta tim perunding dari pekerja tidak diperbolehkan mencatat proses perundingan

b.      Melakukan intimidasi psikologis dengan mendatangkan polisi, kodim, dan pihak camat dalam perundingan

c.       Pihak manajemen memaksa tim runding dari pekerja untuk MEMBUBARKAN SERIKAT BURUH yang telah dibentuk dan telah legal yaitu Serikat Solidaritas Buruh Unipack Indosystem dan hanya boleh membuat serikat yang menurut kapada keinginan pihak perusahaan serta menawarkan sejumlah uang bila tim perunding bersedia membubarkan serikatnya.

Semua tindakan perusahaan tersebut merupakan perbuatan yang bertentangan dengan hukum di Indonesia yang menjamin kebebasan berserikat bagi kaum pekerja/buruh dan merupakan kejahatan. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam UU No 21 tahun 2000 telah menyatakan:

Pasal 28

Siapapun dilarang menghalang-halangi atau memaksa pekerja/buruh untuk membentuk atau tidak membentuk, menjadi pengurus atau tidak menjadi pengurus, menjadi anggota atau tidak menjadi anggota dan/atau menjalankan atau tidak menjalankan kegiatan serikat pekerja/serikat buruh dengan cara :

  1. melakukan pemutusan hubungan kerja, memberhentikan sementara, menurunkan jabatan, atau melakukan mutasi;
  2. tidak membayar atau mengurangi upah pekerja/buruh;
  3. melakukan intimidasi dalam bentuk apapun ;
  4. melakukan kampanye anti pembentukan serikat pekerja/serikat buruh.

 

Pasal 43

  1. Barang siapa yang menghalang-halangi atau memaksa pekerja/buruh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28, dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
  2. Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) merupakan tindak pidana kejahatan.

 

Untuk itu kami dari Badan Pekerja Nasional Aliansi Buruh Menggugat menyatakan sikap:

1.       Mendukung sepenuh-penuhnya perjuangan kawan-kawan pekerja di PT. Unipack Indosystems dalam mendirikan serikat buruh dan menjadikan Serikat Solidaritas Buruh  PT. Unipack Indosystems sebagai alat perjuangan kaum buruh didalam perusahaan

2.       Menuntut kepada pihak PT. Unipack Indosystems untuk:

Ø      Menghentikan tindakan menghalang-halangi berdirinya Serikat Solidaritas Buruh  PT. Unipack Indosystem, karena kebebasan berserikat bagi kaum buruh telah dilindungi oleh UUD 1945, konvensi ILO No 87, UU No 21/2000, UU No 13/2003

Ø      Menghentikan intimidasi kepada para buruh di  PT. Unipack Indosystems baik yang telah bergabung didalam serikat buruh maupun yang belum.

Ø      Memberikan hak-hak para buruh di PT. Unipack Indosystems

 

3.       Menyerukan kepada seluruh Serikat Pekerja dan Serikat Buruh dan gerakan demokratik diseluruh Indonesia untuk memberikan dukungan terhadap perjuangan kawan-kawan buruh di PT. Unipack Indosystems

4.       Menuntut kepada pihak disnaker untuk melakukan TUGAS PENGAWASAN sesuai dengan yang telah dimandatkan oleh UU dan peraturan lainnya dan tidak bertindak sebagai pihak yang melindungi kesalahan dari pengusaha! Serta mengecam oknum petugas disnaker yang hadir dalam perundingan tetapi tidak menghentikan intimidasi yang dilakukan oleh pihak manajemen kepada perwakilan buruh.

5.     Meminta kepada pihak Kepolisaian Republik Indonesia untuk segera melakukan pengusutan terhadap kejahatan yang telah dilakukan oleh pihak PT. Unipack Indosystems yaitu tindak pidana kejahatan menghalang-halangi berdirinya serikat buruh!

 

Jakarta 6 November 2007

Koordinator BPN ABM

sastro signed

(Anwar Sastro Ma’ruf)

 

Tembusan:

1.       PT. Unipack Indosystems

2.       Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia

3.       Kepala Disnaker Kabupaten Bekasi

4.       Kepala kepolisian Republik Indonesia

5.       Serikat-Serikat buruh Anggota ABM

6.       Serikat-Serikat buruh diluar ABM didalam dan luar Negri

7.       Arsip.

 

NB: Surat Protes dapat dikirimkan ke:

PT. Unipack Indosystems
Fax. 021- 883 600 62


Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s