PERNYATAAN SIKAP
PERSATUAN PERJUANGAN INDONESIA (PPI )
WILAYAH JAKARTA
SALAM PEMBEBASAN NASIONAL!!
Bahwa sejatinya kemerdekaan itu adalah hak setiap individu terlebih bagi mereka yang hidup di suatu negara yang dalam konstitusinya menjamin kemerdekaan warga negaranya, seperti Indonesia. Tindakan diskriminasi dan intimidasi sebagai bentuk menginkaran nilai kemerdekaan baik secara legal maupun secara ilegal yang masih terjadi di negeri ini membuktikan bahwa negara berhianat pada konstitusinya sendiri karena belum dapat menjamin kemerdekaan tersebut.
Diberlakukannya Perda-Perda diskriminatif dibeberapa daerah, pelarangan berkumpul dan berserikat ,perlakukan kekerasan terhadap kelompok Ahmadiyah, terakhir yang terjadi di Bekasi yaitu pelarangan beribadah dan kasus penusukan penatua HKBP yang dilakukan oleh kelompok mengatasnamakan keyakinan tertentu merupakan beberapa contoh bukti yang nyata atas KETIDAK MAMPUAN NEGARA dalam menjamin kemerdekaan yang menjadi hak rakyat.
Perlakuan kekerasan atas nama SARA dari jaman Orde Baru sampai pemerintahan SBY-Budiono seakan dijadikan alat yang dipelihara oleh negara untuk mengaburkan suatu kasus atau suatu kebijakan baru yang menindas. Suatu hal yang secara tidak langsung menegaskan jawaban atas pertanyaan di masyarakat mengapa kekerasan mengatasnamakan SARA tidak pernah tuntas dalam penyelesaikannya dan penyelasaiannyapun tidak pernah menyentuh akar permasalahannya, dan hanya di perlakukan kasus kriminal biasa. Negara yang seharusnya dapat meyelesaikan permasalahan itu malah memperkuat pengkotak-kotakkan bernuansa SARA dengan berbagai kebijakannya yang bersandarkan pada Mayoritas-Minoritas atas dasar SARA
Padahal secara hakikat sebuah sistem kenegaraan yang adil yang melindungi segenap rakyatnya, pengkotakkan Mayoritas-Minoritas atas dasar SARA seharusnya tidak mempunyai ruang dan hal itu pun telah ditegaskan dalam UUD 1945.
Bahwa dalam kenyataan soal Mayoritas-Minoritas memang hadir, tetapi hal itu bukan atas dasar SARA, tetapi dalam kegiatan manusia berproduksi, yaitu penghisapan Minoritas yang tidak bekerja atau klas Kapitalis terhadap Mayoritas yang bekerja, yaitu klas Buruh dengan cara penguasaan hasil kerja dan alat produksi oleh klas Kapitalis.
Dari hal diatas kami PERSATUAN PERJUANGAN INDONESIA Cabang Jakarta sebagai suatu kekuatan yang bertumpu pada cita-cita Merdeka 100% bagi Rakyat Indonesia bersikap :
- Mengecam pemerintahan yang telah melakukan pembiaran terhadap konflik yang terjadi antar Rakyat dengan dasar SARA
- Mengecam berlakunya Perda-Perda dan kebijakan-kebijakan yang bersifat Diskriminatif dibeberapa daerah dan menuntut agar pemerintah segera melakukan pencabutan atas hal tersebut
- Menuntut agar segera dilakukan pengusutan tuntas segala kasus kekerasan yang bernuansa SARA, bukan hanya sebatas pelaku tetapi juga sampai kepada akar pokok permasalahannya.
- Mendukung setiap gerakan rakyat yang melawan terhadap segala bentuk diskriminasi dan intimidasi.
“Mari, BANGUN PERSATUAN
Dan
LAWAN Segala Bentuk Diskriminasi dan Intimidasi!”
Jakarta, 16 September 2010
Sekretaris Kota PPI Jakarta
Arie Widodo